#7  Penyebab Bau Vagina Yang Perlu Diketahui

Penyebab Bau Vagina

Bagi wanita yang sudah menikah maupun yang belum, kebersihan vagina menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan. Namun banyak dari wanita yang mengeluh mengenai Miss V yang berbau kurang sedap. Lalu apa saja penyebab bau vagina yang perlu diketahui? Simak penjelasannya berikut ini.

7 Penyebab Bau Vagina

Bakteri dan Jamur

Bakteri dan jamur yang disebabkan oleh kondisi vagina yang kurang higienis bisa menyebabkan bau vagina yang cukup mengganggu dan membuat pada istri menjadi kurang percaya diri. Bakteri baik memang diperlukan untuk menjaga keseimbangan pH, namun jika bakteri terlalu banyak dan tumbuh jamur, hal ini harus segera diatasi.

Selain menyebabkan Miss V menjadi berbau, bakteri dan jamur juga bisa menyebabkan penyakit lain. Maka sering membersihkan Miss V dengan baik akan bisa mencegah bakteri dan jamur berkembang terlalu banyak.

Keputihan

Keputihan menjadi faktor utama mengapa banyak wanita yang mengeluh Miss V nya berbau. Keputihan disebabkan oleh jamur yang bersarang pada Miss V serta gaya hidup yang kurang sehat. Keputihan sering kali ditandai dengan munculnya flek putih kekuninhan pada Miss V. Jika hal ini berlanjut maka perawatan diri saja tidak cukup. Wanita yang telah mengalami keputihan parah harus segera dibawa ke dokter spesialis kelamin agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Menjelang Haid

Seringkali ketika haid akan datang atau waktu PMS, wanita akan merasa daerah vagina menjadi lebih lembab dari biasanya. Hal ini yang menimbulkan flek dan juga bau tidak sedap yang berlebih. Namun jika hal ini terjadi hanya saat menjelang haid, hal ini masih terbilang wajar.

Asal membersihkan Miss V dengan baik maka bau akan segera hilang begitu haid selesai. Usahakan untuk rutin mengganti pembalut untuk menghindari tumbuhnya jamur dan bakteri yang berlebihan.

Merokok dan Mengonsumsi Alkohol

Ternyata merokok dan mengonsumsi alkohol bisa juga menjadi faktor vagina berbau kurang sedap. Wanita dengan gaya hidup yang kurang sehat ini akan menghasilkan residu yang diproses di kandung kemih dan menjadi air seni. Jika gaya hidup seperti merokok dan mengonsumsi alkohol berlebihan tetap dibertahankan, maka besar kemungkinan akan muncul keputihan yang menyebabkan vagina menjadi bau.

Celana Dalam yang Kurang Cocok

Meskipun sudah menjaga kebersihan Miss V dengan baik, jika menggunakan celana dalam dengan bahan yang kurang cocok, maka akan meningkatkan resiko vagina menjadi berbau.

Pilihlah celana dalam yang dapat menyerap keringat dan pastikan mengganti celana dalam minimal 2 kali dalam sehari bagi yang tengah mengalami keputihan agar kulit pada bagian Miss V tetap bisa bernafas dan tidak lembab.

Infeksi Virus

Selain penyebab diatas, ada salah satu penyebab yang cukup serius yang bisa menyebabkan vagina bau yaitu infeksi virus. Berhubungan badan dengan pria yang kurang menjaga kebersihan alat vitalnya bisa menyebarkan virus dan menyebabkan infeksi.

Selain Miss V yang berbau, terkadang muncul juga gejala fisik penyakit kelamin seperti benjolan atau vagina yang terasa gatal. Pastikan untuk melakukan pemeriksaan kelamin secara rutin minimal 2-3 bulan sekali.

Gejala Kista

Penyebab vagina bau lainnya yang cukup serius adalah karena adanya gejala pertumbuhan kista pada rahim. Kista yang tidak segera ditangani bisa menyebabkan tumor hingga kanker rahim. Jika hal ini terjadi maka tidak hanya gejala bagian Miss V saja yang berbau namun wanita perlu mendapat perawatan khusus hingga operasi untuk mengangkat kista.

Itulah penjelasan mengenai penyebab bau vagina. Pastikan selalu menjaga kebersihan Miss V dan melakukan cek rutin untuk mengindari penyakit yang lebih parah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *